Senin, 21 April 2014

Technical Meeting MTQ Korpri Aceh Di Kantor Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi

Selasa, 22 April 2014

20140416 mtq korpriJAKARTA -  Setelah sukses menggelar Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) bagi anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di Makasar Juli 2012, asosiasi PNS ini kembali akan melangsungkan kegiatan serupa.  Menurut rencana, hajat yang diusung bersama Kementerian Agama ini akan dilangsungkan di Banda Aceh pada bulan Agustus 2014.
Sekretaris Kementerian Pedayagunaan Aparatur Negara (Kementerian PANRB) Tasdik Kinanto yang juga menjabat sebagai Sekjen KORPRI mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan anggota KORPRI agar memiliki integritas tinggi, terutama bagi yang beragama Islam.
Dikatakan, harus dipahami bahwa MTQ bukan tujuan, tetapi sebagai sarana untuk mencapai tujuan, “Kita bisa melafalkan Al-Quran dengan baik, benar dan merdu. Tetapi jangan lupa bahwa kita harus mampu mengamalkan isi dari Al-Quran tersebut,” ujar Tasdik dalam Technical Meeting MTQ KORPRI di Kemenetrian PANRB, Rabu (16/04).
Ditambahkan, bahwa MTQ belum mencapai sasaran kalau hanya dilihat dari gemerlap acaranya, atau suara kumandang MTQ-nya. Lebih penting dari semua itu, tujuan harus menjadi nomor satu. Karena itu, diharapkan lomba ini bisa mendorong terwujudnya aparatur sipil Negara (ASN) yang mampu bekerja sesuai dengan tupoksi dan peran masing-masing dengan baik, sesuai dengan nilai-nilai Al-Quran. Hal serupa juga termanifestasikan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik sebgai ASN ataupun sebagai warga masyarakat di lingkungannya.
KORPRI harus menunjukkan kepada publik bahwa KORPRI itu solid, konsisten terhadap pembangunan dan pengembangan karakter yang diharapkan semua orang yakni sosok yang mempunyai profesionalisme dan mempunyai integritas, bersih dan melayani. “TunjukKan dalam event besar ini, kita mampu menjadi KORPRI yang lebih baik,” imbuhnya. (Gin/ HUMAS MENPANRB)

Minggu, 20 April 2014

Sekda Tekankan Korpri Terus Berkreasi Demi Kebaikan PNS

Senin, 21 April 2014   I   10:48:18   I Selamat Pagi, Pengunjung...

SEKDA TEKANKAN KORPRI TERUS BERKREASI DEMI KEBAIKAN PNS.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Ir.H.Syahrasaddin, M.Si menekankan agar Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) terus berkreasi demi kebaikan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal tersebut dikemukakan oleh Sekda dalamPembukaan Rapat Koordinasi Tahunan Korpri Provinsi Jambi,bertempat di Hotel Grand, Kota Jambi, Rabu malam (19/3).
            Sekda berharap supaya keberadaan Korpri bisa membawa dampak positif bagi para anggotanya, yaitu PNS. Untuk itu, Sekda berharap Korpri memiliki ide dan gagasan positif.
            Selanjutnya, Sekda mengusulkan supaya diadakan semacam upacara pemakaman bagi anggota Korpri yang meninggal. Sekda mengungkapkan, kalau anggota TNI dan Polri meninggal ada upacara pemakamannya, maka anggota Korpri juga sebaiknya diadakan semacam upacara pemakaman, karena baik TNI, Polri, dan anggota Korpri pada dasarnya sama-sama abdi negara.
            Selain itu, Sekda juga mengusulkan supaya dibentuk Korpri Mart, semacam unit usaha Korpri, yang nantinya menjual kebutuhan-kebutuhan sehari-hari. Sekda mengatakan, membuat unit usaha itu bermanfaat bagi anggota Korpri.
            Staf Ahli Lemhanas Bidang Politik, Wisnu Haryo, SH, MH, dalam sambutannya menyatakan, Rakor Korpri ini sangat strategis seiring dengan telah diundangkannya Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN).
            Wisnu Haryo mengatakan, tujuan diadakannya UU ASN adalah :
  1. Untuk meningkatkan independensi dan netralitas aparatur
  2. Untuk meningkatkan kompetensi dan produktivitas kerja
  3. Meningkatkan integritas dan kesejahteraan aparatur
  4. Meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kualitas akuntabilitas
Wisnu Haryo menyatakan, tahun 2025 diharapkan Indonesia sudah memiliki postur birokrasi berkelas dunia.
            Wisnu Haryo mengungkapkan, Pasal 126 ASN telah mewadahi organisasi Korpri.
            Ketua Panitia Pelaksana, Sekretaris Korpri Provinsi Jambi, H.Iskandar, M.Si dalam laporannya menyampaikan, tujuan diselenggarakannya Rakor Korpri ini pada dasarnya adalah untuk menyamakan pandangan SKPD Korpri Pemerintah Provinsi Jambi dan kabupaten/kota se Provinsi Jambi tentang penguatan eksistensi dan pengembangan Korpri.
            Turut hadir dalam acara tersebut, Sekda Kabupaten Merangin dan para pengurus Korpri se Provinsi Jambi.
Sumber : Biro Humas dan Protokol

Korpri Jabar Miliki Masjid Baru

Korpri Jabar Miliki Masjid Baru

2014-03-29 00:00:00 - BERITA - 202 VIEWS - SUMBER : Rep Nur
http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8571.jpg
BANDUNG. Korpri Jabar, kini memiliki masjid baru. Mesjid tersebut, berdiri di area Sekretariat Korpri yang berlokasi di Jalan Turangga Kota Bandung. Peresmian Mesjid berlangsung di Kantor Korpri Jabar (28/3),
Ketua Korpri Jabar, M. Guntoro dalan keterangannya kepada wartawan mengatakan pembangunan mesjid di Korpri Jabar merupakan gagasan spontan.
Rencana tersebut, muncul Desember tahun 2013 lalu dan berat prakarsa anggota Korpri Jabar kini mesjid tersebut bisa direalisasikan pembangunannya.
Penggunaan mesjid, untuk rutinitas ibadah dipergunakan mulai hari ini, termasuk penyelenggaraan Shalat Jum'at untuk pekan ini.
Mesjid, ujar Guntoro selain digunakan oleh karyawan di lingkungan Korpri, juga dapat digunakan oleh masyarakat. (Nur)

Pemkab Rohul Mulai Persiapan MTQ Korpri ke-2 di Aceh,

April 2014 | 17:32:32
Persiapan MTQ Korpri ke-2 di Aceh,
Pemkab Rohul Mulai Seleksi Anggota Korpri sebagai Duta

PASIRPANGARAIAN- Sebagai persiapan menghadapi pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Korpri ke-2 di Provinsi Aceh 19-23 Agustus 2014, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mulai menyiapkan dutanya dengan melakukan seleksi melalui MTQ tingkat PNS di Masjid Agung Madani Islamic Center Pasirpangaraian.

MTQ tingkat PNS sebagai ajang seleksi mencari duta untuk dikirim ke Provinsi Nangggoe Aceh Darussalam. Seleksi sudah dimulai dan dibuka oleh Wakil Bupati Rohul Ir. H. Hafith Syukri MM, Selasa (8/4/14). Proses seleksi itu diikuti anggota Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) Rohul yang memang ahli dalam seni melantunkan ayat-ayat suci Alqur'an.

"Nantinya, anggota Korpri akan disaring kembali melalui proses seleksi ketat dalam beberapa hari ini. PNs bukan saja harus ahli di bidang pekerjaanya, namun juga harus hebat di bidang seni membaca Al Quran," kata Wabup Rohul pada sambutannya.

Dia menerangkan, melalui seleksi itu, nantinya akan dipilih utusan dari Korpri Rohul. Dia mengharapkan, duta Rohul itu dapat membawa harum nama satuan korps-nya di tingkat nasonal di MTQ Korpri yang rencananya digelar di Kota Banda Aceh.

"Pemkab Rokan Hulu juga sudah mempunyai qori dan qoriah yang sudah hafal Alqur'an. Semoga hal ini menjadi modal ikut dalam ajang MTQ Korpri tingkat nasional di Aceh," ujar Wabup Hafith.

Pada tahun ini, Provinsi Aceh ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ Korpri ke-2 tingkat nasional dilaksanakan mulai 19 sampai 23 Agustus 2014. Kabarnya, event akbar itu akan diikuti sebanyak 600 peserta atau kafilah yang merupakan delegasi dari hampir semua kabupaten/kota di Indonesia.

Wabup Hafith mengungkapkan, adapun cabang-cabang yang akan dilombakan pada MTQ Korpri di Aceh antara lain cabang tilawah, tartil, ifzil Quran, lomba pidato dari para da'iyah dan kaligrafi Quran, serta cabang lain. Dari beberapa cabang, diakui Wabup, salah satunya Rohul ikut ambil bagian pada cabang tilawah putra/putri.

"Oleh karena itu, saya mengharapkan ada dukungan dari berbagai pihak, terutama masyarakat Rokan Hulu untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan keagamaan itu. Sehingga akan berdampak positif bagi korpri Rohul," jelasnya.

Masih di tempat sama, Sekretaris Korpri Rohul Darmansyah S.Sos menuturkan seleksi calon qori dan qoriah Korpri Rohul diikuti 10 PNS. Seleksi hanya dilaksanakan selama dua hari. Dan pada Jumat (11/4/14) depan, diakuinya sudah diketahui nama-nama qori dan qoriah yang akan menjadi utusan ke Banda Aceh pada Agustus nanti.

Pada pembukaan seleksi calon qori dan qoriah di Masjid Agung Madani tadi turut dihadiri Ketua Dewan Pengurus Korpri Rohul Drs. M. Munif Msi, Ketua Korpri Rohul H.M Zen M.Pd dan semua pengurus Korpri Rohul.***(adv/hum/zal)

Senin, 14 April 2014

Lamongan Juara Umum MTQ Korpri Jatim 2014

LAMONGAN JUARA UMUM MTQ KORPRI JATIM 2014

Tanggal: 28-03-2014

Kabupaten Lamongan akhirnya keluar sebagai juara umum pada perlombaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Jawa Timur 2014. Kepastian ini setelah Dewan Hakim yang diketuai Abdul Hamid Abdullah dan Sekretaris Dewan Hakim Nur Yasin Shirotol Mustaqim membacakan Surat Keputusan No 01/DH/Kep/111/ 2014.
Perlombaan yang digelar 24-27 Maret di Asrama Haji Surabaya diikuti 280 peserta dari 37 Kabupaten/Kota minus Kabupaten Kediri yang tidak mengirimkan delegasinya karena masih disibukkan dengan rehabilitasi korban bencana letusan Gunung Kelud.
Di bawah Kabupaten Lamongan secara berurutan yang masuk sepuluh besar juara diantaranya, Kota Surabaya, Kabupaten Mojokerto, Jombang, Banyuwangi, Kabupaten Madiun, Sidoarjo, Gresik, Lumajang dan Nganjuk. “Selanjutnya, yang lolos sebagai juara ini akan mewakili Jatim pada perlombaan MTQ Korpri Nasional di Provinsi Aceh Agustus mendatang,” kata Sekretaris DPP Korpri Jatim, Hizbul Wathon di sela-sela penutupan, Kamis (27/3) sore
Acara penutupan menurut rencana akan dilakukan oleh Sekdaprov Jatim Sukardi. Karena berhalangan, penutupan dilakukan oleh Wakil Ketua 1 Dewan Pengurus Korpri Jatim Akmal Budianto.
Dalam kesempatan acara penutupan MTQ Korpri Jatim, Akmal menyerahkan langsung tropi piala dan uang pembinaan kepada juara. Untuk besaran  uang pembinaan juara 1 berhak membawa pulang uang sebesar Rp 7,5 Juta, juara 2 Rp 5 Juta dan juara 3 Rp 3 Juta. Sedangkan untuk harapan 1 dan Harapan 2 hanya mendapatkan uang pembinaan Rp 2 Juta dan Rp 1 Juta. “Kita berharap perwakilan Jatim bisa membawa gelar juara pada Agustus mendatang,” harap Akmal Budianto.
Meski baru sekali mengikuti ajang perlombaan MTQ tingkat Korpri, Akmal yakin Jatim bisa berprestasi, mengingat Jawa Timur merupakan gudangnya pondok pesantren yang juga menelurkan banyak sekali Qori-Qoriah tingkat nasional.
Seperti diketahui, syarat utama menjadi peserta MTQ harus memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP) Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pada kegiatan ini, ada lima bidang yang dilombakan, yakni tartil quran (putra-putri), tilawah (putra-putri), hifdzil quran (putri), syahril quran (putri), khath (putra-putri). (fad)

Korpri Jatim Siap Sambut MTQ Tingkat Nsional II Aceh

KORPRI JATIM SIAP SAMBUT MTQ TINGKAT NASIONAL

Dalam rangka menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tingkat nasional di Aceh pada 19-24 agustus mendatang, Dewan Pengurus Korpri Jatim menggelar rapat  sosialisasi di Surabaya.

Kegiatan yang dihadiri pengurus korpri se Jawa Timur ini bertujuan memberikan pemahaman terkait teknis pelaksanaan MTQ tingkat Jawa Timur  yang rencananya bakal digelar di Kota Surabaya pada Maret  2014.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Sukardi saat membuka rapat sosialisasi ini mengatakan, MTQ ini sebagai media strategis untuk bersilaturokhim dan beramal sholih sesuai ajaran Al-Quran. Karena sebagai aparatur pemerintah, dalam memberikan pelayanan kepada  masyarakat harus dilandasi dengan iman dan tanggung jawab. “Meski masih banyak anggota Korpri yang belum banyak memahami arti ajaran Al-Quran, sehingga perilakunya masih menyimpang dari ajaran agama,”Kata Sukardi saat membuka acara di Surabaya, Selasa malam (4/2).
MTQ Korpri kata Soekardi, tidak hanya sebatas perlombaan untuk mencari pemenang, tetapi dengan MTQ, pihaknya berharap mampu  mewujudkan peran korpri menuju birokrasi  yang bersih dan bermartabat sesuai ajaran Al Quran. “Karena itu penilaiannya harus transparan. Jangan ada jual beli atlit. Karena yang dilombakan Al-Quran. ,”papar Mantan pejabat Asisten IV Setdaprov Jatim ini.
Sekretaris Korpri Jatim Hizbul Wathon, Jatim menambahkan, rapat sosialisasi ini untuk  mempersiapkan qori dan qoriah terbaik tingkat Jawa Timur yang akan  diseleksi pada Maret 2014 mendatang. “Sengaja hal ini kita informasikan lebih awal, agar penyelenggaraannya maupun anggaran benar-benar siap dan Jatim bisa memperoleh hasil terbaik,” kata Hizbul.
Pria berkumis tebal ini  inipun mengaku sudah memilik pedoman, tatanan dan aturan tentang penilaian MTQ sehingga Kabupaten Kota lebih bisa mempersiapkan anak didiknya untuk berlaga di tingkat Provinsi dan bisa menghasilkan qori dan qoriah yang terbaik untuk mewakili Jatim.
Lebih lanjut Hizbul menjelaskan bahwa jika nantinya sudah ada yang terpilih mewakili Jatim, Pembina Korpri tingkat provinsi akan tetap berupaya tetap melibatkan pembina dari tingkat Kabupaten Kota yang terpilih. Menurutnya  hal ini sangat penting karena untuk memotivasi anak didik yang biasanya tidak bisa lepas dari orang yang membinanya sejak awal. “Ini merupakan efek psikologis dari qori dan qoriah yang ingin didampingi pembinanya sendiri hingga mencapai tangga juara,” katanya.
Di sisi lain, ajang seperti ini oleh Pengurus Korpri Jatim tidak bisa disamakan dengan ajang MTQ pada umumnya yang bertujuan untuk memeproleh gelar juara sebanyak-banyaknya. Namun lebih dari itu Korpri ingin nantinya ajang ini menjadi ajang untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan anggota Korpri itu sendiri.”Kita tidak ingin ajang ini menjadikan kemenangan adalah segala-galanya, malah kita ingin kejujuran dan sportifitas di atas segalanya,” pungkasnya. (Fad)

Tanamkan Sikap Positif Saat Pensiun


Tanamkan Sikap Positif Saat Pensiun, KORPRI Bekali PNS

Diposting Oleh : admin, 26.03.2014
Release Diskominfo Kabupaten Bogor
26/3/2014
CIBINONG
Guna menanamkan sikap mental yang positif kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang memasuki masa pensiun, Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Bogor, kembali memberikan pembekalan kepada 250 orang PNS Pemkab Bogor yang memasuki masa pensiun.
Pembekalan ini dilaksanakan di gedung serbaguna I gedung Sekretariat Daerah Pemkab Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (26/3). Kegiatan ini sendiri diisi dengan pembekalan motivasi kepada para PNS oleh entrepreneur, Shaifurrokhman Mahfudz, dengan materi motivasi mengenai tetap kreatif dan produktif di usia emas. Selain itu, para PNS ini juga mendapatkan pembekalan mengenai permodalan dari Bank Jabar Banten cabang Cibinong, tunjangan hari tua dari PT. TASPEN cabang Bogor, dan jaminan kesehatan dari BPJS Kesehatan.
Saat membuka kegiatan ini, Asisten Administrasi Pemkab Bogor, Benny Delyuzar menyatakan, pembekalan yang diberikan tersebut merupakan sebuah upaya guna meningkatkan kepercayaan diri para PNS yang memasuki masa pensiun. “Pembekalan dengan program yang diberikan merupakan pembekalan – pembekalan yang baik bagi mental dan spiritual, serta pembekalan kewirausahaan dimaksudkan agar para PNS dapat mengetahui berbagai alternatif usaha yang dapat dijalani pada masa pensiun dan dapat termotivasi untuk memiliki usaha menuju kemandirian,” kata Benny.
Ia menambahkan, dengan pembekalan ini para PNS dapat menyikapi masa pensiun dengan lebih tenang dan sikap mental yang positif. “Permasalahan yang sering muncul diantaranya turunnya sikap mental positif, hilangnya jabatan dan penghasilan tetap, menurunnya penghormatan dan kepercayaan diri, serta kesehatan yang memburuk sehingga mengakibatkan stress,” tambahnya.
Ia pun berpesan, para peserta pembekalan ini dapat mendapatkan pengetahuan yang berguna saat masa pensiun. “Dengan adanya pembekalan ini akan bertambah wawasan dan bagaiman memahami keagamaan, kesiapan mental serta kiat – kiat menghadapi masa pensiun, mengetahui pemeliharaan kesehatan, dan memahami keberadaan BPJS Kesehatan dan TASPEN bagi PNS dan keluaganya,” pesannya.
Sementara itu, Sekretaris KORPRI Kabupaten Bogor, Emilia Okhianthy mengungkapkan, 250 orang peserta yang mengikuti pembekalan ini terdiri dari, 14 orang PNS dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), 1 orang dari Dinas Kesehatan, dan 235 orang guru dari Dinas Pendidikan. ”Ini merupakan upaya kami untuk meningkatkan sumber daya manusia, meski sudah memasuki masa pensiun,” ujar Emilia. Mengenai adanya undang – undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan surat Kepala Badan Kepegawaian Negara tentang batas usia pensiun PNS, Emilia menjelaskan, adanya aturan tersebut membuat pelaksanaan pembekalan PNS ini akan dilaksanakan pada 1 tahun atau 2 tahun sebelum masa pensiun.
“Pembekalan PNS yang memasuki masa pensiun tahun ini berbeda dari tahun – tahun sebelumnya, karena adanya penambahan batas usia pensiun dari 56 tahun menjadi 60 tahun bagi pejabat eselon I dan II, serta dari 56 tahun menjadi 58 tahun bagi pejabat eselon III, IV, dan pelaksana, maka kegiatan pembekalan dilaksanakan 1 tahun atau 2 tahun sebelum memasuki masa pensiun,” jelasnya. (ARI/Diskominfo Kab. Bogor)

Jumat, 11 April 2014

Sekretaris Korpri Tangsel Edarkan Narkoba

Sekretaris Korpri Tangsel Edarkan Narkoba

 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Sekretaris Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Murhaedi sepertinya bakal mendekam dalam waktu lama di penjara terkait kasus penggunaan narkoba yang menimpa dirinya.
Berdasarkan pemeriksaan Polresta Kabupaten Tangerang hingga Rabu (12/3/2014) siang, Murhaedi rupanya bukan hanya mengkonsumsi narkoba saja, melainkan turut mengedarkan obat-obatan terlarang itu dalam beberapa bulan ke belakang.
Seperti yang sudah diberitakan, Murhaedi bersama tiga temannya dicokok anggota Reserse Narkoba Polresta Tangerang pada Minggu (9/3) lalu di sebuah rumah kontrakan kawasan Balaraja, Kabupaten Tangerang.
Mereka ditangkap basah saat sedang berpesta narkoba jenis sabu. Dari Murhaedi dan kawan-kawan, polisi menyita barang bukti berupa 0,4 gram sabu seharga Rp 800.000, dan alat-alat hisap.
Kasat Narkoba Polresta Tangerang, Komisaris I Gede Gotia pada Rabu siang menjelaskan, setelah diperiksa secara intensif, Murhaedi mengakui bahwa ia turut mengedarkan narkoba ke teman-teman dan kenalannya yang lain.
Dari barang bukti yang ditemukan, lanjut Gotia, peran Murhaedi sebagai penedar bisa dikatakan sangat jelas. "Dia terbukti menyimpan, mengedarkan, dan mengkonsumsi," ujar Gotia.
Menurut pengakuan Murhaedi, dirinya baru berkutat dengan dunia narkoba pada awal tahun 2014 kemarin. "Dia mengaku terjebak dunia narkoba dan mulai mengkonsumsinya sejak dua bulan lalu," ujar Gotia lagi.
"Barang-barangnya ia dapatkan dari seorang bandar yang sekarang masih kami buru," ujar Gotia. Gotia menjelaskan, dari keterangan Murhaedi, sang bandar yang menyuplai sabu ke Murhaedi berinisial HR.
Gotia menjelaskan, pihaknya juga sudah melakukan tes urine terhadap Murhaedi, dan hasilnya positif. Polisi pun menjerat mantan Lurah Sarua itu dengan pasal belapis.
"Murhaedi dikenakan Pasal 112 dan Pasal 114 Undang-undang Narkoba tentang mengkonsumsi, menyimpan, dan mengedarkan narkotika. Ancaman hukumannya 15 tahun," kata Gotia. (Banu Adikara)

Minggu, 06 April 2014

Jelang Pemilu 2014, Wabup Bengkalis Ingatkan Korpri Harus Netral

Senin, 17 Maret 2014 | 14:31:17

Jelang Pemilu 2014, Wabup Bengkalis Ingatkan Korpri Harus Netral
Wakil Bupati Bengkalis Suayatno menerima secara simbolis bantuan Mobil Operasional Jenis Mikro Bus melalui program CSR dari Bank BRI Bengkalis.
BENGKALIS - Menghadapi pelaksanaan kampanye pesta demokrasi atau Pemilu April 2014 yang saat ini sudah mulai digelar. Wakil Bupati Bengkalis mengingatkan, agar para pegawai negeri sipil (PNS) dan keluarga besar Korpri menjaga netralitas. 

"PNS merupakan abdi negara harus profesional dalam melakukan tugas dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat di semua bidang. PNS juga harus lebih bijak dalam menyikapi setiap perkembangan pelaksanaan pesta demokrasi ini," ungkap Wakil Bupati Bengkalis Suayatno ketika menyampaikan arahan apel Kesadaran Nasional di Halaman Kantor Bupati, Senin (17/3/14).

Dijelaskan Suayatno, untuk menyukseskan Pemilu 2014 mendatang, Pemkab Bengkalis gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Langkah ini sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi warga untuk menyalurkan suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Usai menggelar upacara Kesadaran Nasional, Wabup Bengkalis Suayatno secara simbolis menerima bantuan satu unit ambilance dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). 

Ambulance ini diserahkan langsung Pimpinan Cabang BRI Bengkalis R. Doddy Pratomo. Selanjutnya bantuan kendaraan operasional itu diserahkan kepada Ketua Tim Penggerak PKK Bengkalis Romaini Herliyan.

Bantuan ambulance ini merupakan realisasi program corporate social responsibility (CSR) Bank BRI. 

"Kami berharap aksi serupa akan dilakukan oleh usaha perbankan yang ada di Kabupaten Bengkalis melalui program CSR pada sektor pendidikan maupun sektor pelayanan publik lainnya," pinta Wabup Suayatno.***(Sabri)

Harus Beri Pelayanan Terbaik,Presiden Minta Korpri Tetap Netral Dalam Pemilu 2014

HARUS BERI PELAYANAN TERBAIK, PRESIDEN MINTA KORPRI TETAP NETRAL DALAM PEMILU 2014


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak segenap anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) untuk tetap netral dalam proses demokrasi yang sedang tumbuh dan berkembang di tanah air.Para anggota KORPRI harus berdiri di tengah-tengah masyarakat, baik itu dalam proses Pemilukada, maupun Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Wakil Presiden tahun 2014 mendatang.
“Sekali lagi, saya minta keberpihakan segenap anggota KORPRI hanya tegak lurus kepada bangsa dan negara,” tegas Presiden SBY dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam  pada upacara Hari Ulang Tahun ke-42 KORPRI, di halaman Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat (29/11) pagi.
Presiden juga meminta segenap anggota KORPRI agar membebaskan tatanan organisasi kepegawaian dari kepentingan politik. “Sebagai aparatur pemerintahan, segenap anggota KORPRI wajib untuk bersikap netral dan adil,” tegas Kepala Negara
Presiden berharap dalam satu tahun ke depan, segenap anggota KORPRI dapat terus meningkatkan komitmen pemberian pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat, untuk menuntaskan agenda pembangunan nasional yang tertuang dalam Rencana Pembanguna Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2010-2014. “Saya tidak ingin mendengar adanya pelayanan publik yang masih lambat,” kata Presiden SBY.
Presiden mengingatkan, pemerintah telah menjalankan reformasi birokrasi dalam sembilan tahun terakhir ini. Esensi dari reformasi birokrasi adalah memberikan pelayanan yang terbaik kepada rakyat. “Rakyat harus mendapat perlakuan dan pelayanan dari segenap aparatur pemerintahan dengan sebaik-baiknya,” tegas SBY.
Profesionalisme
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Seskab Dipo Alam itu, Presiden SBY secara khusus menyampaikan pesan dan harapan kepada segenap anggota KORPRI dimanapun bertugas agar meningkatkan profesionalisme sebagai aparatur negara agar masyarakat benar-benar dapat merasakan manfaat dari reformasi birokrasi yang dijalankan bersama.
Presiden juga meminta kepada segenap anggota KORPRI untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, efisien, efektif, transparan, dan akuntabel. “Tingkatkan budaya anti korupsi. Laksanakan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberintasan Korupsi. Ciptakan birokrasi yang cerdas, cepat, profesional, dan responsif,” pinta Presiden SBY.
Selain itu, Presiden meminta anggota KORPRI untuk menunjukkan keteladanan sebagai aparatur negara yang bersih dan berwibawa. “Jangan cederai kepercayaan rakyat dan sumpah jabatan. Kita memiliki amanat dan tanggung jawab yang besar dalam menjalankan tugas kepada Tuhan, bangsa, dan negara,” tegas Kepala Negara.
Terakhir, Presiden mengajak segenap anggota KORPRI untuk menunjukkan kepada rakyat bahwa jajaran aparatur pemerintahan di era reformasi saat ini merupakan pelayan masyarakat. “Kedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau golongan,” tutur Presiden SBY.
Upacara Peringatan HUT ke-42 KORPRI di halaman Sekretariat Negara ini juga dihadiri oleh Ibu Ninik Dipo Alam, Wakil Seskab Ibnu Purna, Sekretaris Mensesneg Lambock V Nahattand, para pejabat eselon I, II, dan III Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Wantimpres, UKP4, dan instansi-instansi pemerintah yang berkantor di sekitar Istana Kepresidenan. Jakarta.

Dalam kesempatan upacara itu, juga diserahkan penghargaan uang pembinaan sebesar Rp 10 juta kepada pegawai teladan di lingkungan Istana Kepresidenan, yaitu Agus Suyanto, Staf Subag Koleksi Kesenian  Biro Pengelolaan Istana. Selain itu, juga diserahkan santunan bagi anak yatim piatu di komplek perumahan Sekretariat Negara, yang diterima oleh pengurus RW perwakilan masing-masing komplek. (Humas